Kamis, 30 Juni 2011

Harta Bukan Segalanya

Sahabat, ingatkah kita saat kita mendapatkan nikmat dari Allah, apakah kita bersyukur atas nikmat yang Dia berikan? mungkin kita lupa untuk bersyukur kepada Sang Khalik. Oleh karena itu Allah selalu memberikan cobaan saat kita mendapatkan nikmat tersebut.

Berikut ini merupakan satu dari sekian banyak cara tidak mensyukuri nikmat Allah

Satu saat ada seorang pemuda bernama Iskandar sedang berjalan jalan di sekitar sekolahnya di Jakarta, tiba-tiba dia melihat seorang gadis cantik bernama Ifah. Seperti halnya "penyakit" pemuda, Iskandar pun langsung merasakan getar getar cinta. Lalu dia pergi ke rekan sekelasnya yakni Adit untuk meminta bantuan untuk PDKT (pendekatan). Langsunglah dia mencari nomor handphonenya, pin BBM nya, dan juga akun facebooknya. Singkat cerita Iskandar lancar saja saat ber-PDKT hingga satu waktu Ifah ini meminta untuk berhenti mengajaknya bicara, pupuslah harapan Iskandar untuk menjadikannya pasangan hidup. Akhirnya dia pergi untuk curhat kepada temannya yakni Nur yang tau benar karakter dari Ifah. Setelah berbincang cukup lama, terungkaplah bahwa Ifah ini adalah tipe gadis yang matre, yang ingin mencari pasangan yang kaya raya. Kecewalah Iskandar, karena Ifah ini hanya mementingkan kehidupan dunia saja, lalu Iskandar pun berhenti untuk mendekati Ifah dan berdoa kepada Allah agar ditunjukkan jodoh yang baik, yang tidak hanya mementingkan kehidupan duniawi saja.

Sahabat, dari kisah ini dapat ditarik hikmah bahwa kita didunia ini tidak mencari kepentingan dunia tetapi juga kepentingan akhirat. Apalah artinya mempunyai pasangan hidup yang kaya raya? toh kalau meninggal kita tidak membawa harta tersebut. Apakah seorang pengusaha semen akan membawa semennya ke liang lahat? tidak. Yang kita bawa ke liang lahat hanyalah 3/5 lapis kain kafan, itulah oleh oleh yang kita bawa dari dunia yang fana ini.

Jadi, janganlah mengejar dunia tetapi kejarlah juga akhirat, karena jika kalian mengejar akhirat maka dunia pasti akan dapat, tetapi sebaliknya, kalau kalian mengejar dunia maka akhirat belum tentu dapat.

coba pikirkan kembali, Sahabat

Tidak ada komentar: