Weldy, seorang mahasiswa asal Bandung yang sedang menuntut ilmu di Surabaya ini mudah sekali untuk bergaul dengan lingkungan sekitar. Pada suatu hari Weldy bertemu dengan salah seorang sahabatnya dari Surabaya, dia bernama Jo yang sudah dekat sekali dengannya saat pertama bertemu di Surabaya dan kebeulan mereka satu jurusan. Suatu waktu mereka berdua merencankan untuk membuat sebuah proyek yang cukup besar, yakni berjualan bakso. Mereka berdua memikirkan caranya untuk berjualan mulai dari bahan bahan, kemungkinan pembeli, keuntungan, hingga rugi.
Ikatan persahabatan mereka sudah sangat kuat sehingga bisa terjalin suatu ikatan yang dapat menyambungkan pikiran merka sehingga dapat berjalan dengan lancar. Singkat cerita mereka berhasil berjualan bakso dengan omset per-bulan Rp. 6.000.000,00, itu bukanlah angka yang kecil untuk pengusaha baru yang baru merintis dan masih muda usianya. Weldy yang memiliki ide itu sangatlah senang dan merasa sukses akan apa yang dia capai bersama sahabatnya dan baginya, kesuksesan yang dia raih bersama sahabatnya itu tidaklah terasa hampa, justru terasa sangat manis. Tetapi mereka tidak lupa untuk bersyukur atas apa yang sudah diberikan oleh Tuhan.
Nilai yang bisa diambil dari cerita singkat diatas adalah bahwa sebuah ikatan persahabatan yang sangat kuat akan membibing kita menuju pada kesuksesan yang terasa manis di akhir. Namun diantara itu semua mereka tidak melupakan siapa yang memberikan ikatan persahabatan dan kesuksesan, yakni Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar