Sahabat, kita tau bahwa harta kita hanyalah titipan dari Allah oleh karena itu kita harus menggunakannya dengan sebaik baiknya. Meskipun harta yang dititipkan itu adalah kepunyaan kita, harta kita masih kotor yang artinya harus dibersihkan tentunya. Cara membersihkannya yaitu dengan berzakat. Meskipun harta kita sudah bersih, kita belum bisa bernapas lega karena didalam harta kita masih terdapat hak para fakir miskin dan anak yatim yang harus kita berikan.
Sahabat, sehingga dengan adanya aturan mengenai pengaturan harta kita, kita diajariagar kita memenej harta kita sebaik mungkin. Salah satu caranya adalah dengan berhemat, bukan sebaliknya dengan menghambur hamburkannya, kita tau bahwa menghamburkan harta sama dengan boros dan boros itu adalah temannya syaithan.
Sahabat, bicara soal menghamburkan harta/uang, saat ini sedang banyak sekali konser konser musik yang mungkin membuat kita tertarik untuk menontonnya. Karena kita tertarik untuk menontonnya sudah barang tentu kita akan mencari harga daripada tiket konser tersebut dan tidak jarang harga tiket sebuah konser musik mahal yang mengharuskan kita untuk merogoh kocek lebih dalam. Dalam keadaan ini kita diuji apakah kita akan mengorbankan uang kita hanya untuk sebuah konser yang hanya sebentar, ataukah kita menghematnya? Ini kembali kepada diri kita masing masing.
Sahabat, kalau kita lebih memilih untuk menonton konser musik, maka kita hanya dapat memenuhi kebutuhan dunia kita yang sementara ini, lalu dengan menonton konser musik tersebut kita sudah mengahmburkan uang kita dan mungkin di masa depan kita bisa saja tidak mempunyai uang sama sekali. Tetapi Kalau kita memilih untuk menabung, memberikan kepada fakir miskin, menyedekahkannya, itu jauh lebih baik dibandingkan kita menghamburkan uang demi kehidupan dunia yang sesaat. Lain halnya jika kita menabung, dan meyedekahkannya, hal ini selain kita dapat bahagia di dunia kitapun dapat bahagia di akhirat. Dengan kita menabung atau menghemat, kita dapat memenuhi kebutuhan kita di masa depan, seperti untuk biaya hidup kita jika kita sudah pensiun dan lain lain. Begitu pula dengan kita menyedekahkan harta kita. Kita tau bahwa dengan bersedekah 1 maka Allah akan membalasnya dengan 10 dan jika kita bersedekah 1 maka akan dibalas oleh Allah 100. Selain kita mendapatkan kebahagiaan di dunia, kita juga mendapat kebahagiaan di akhirat.
Sekarang kembali kepada diri kita, apakah kita mau mengejar kehidupan dunia ataukah kehidupan akhirat?
Semoga ini bisa menjadi refleksi bagi Sahabat sekalian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar