Kamis, 13 Desember 2012

Aku Bukan Pengemis

Ini kisah nyata yang aku alami kemarin, tepatnya pada saat sedang kuliah outdoor. Aku mengunjungi sebuah panti sosial yang berada di daerah Keputih dan terlihat kurang terurus. Aku melihat miris sekali dengan para penduduk panti sosial yang notabene adalah orang orang lansia yang sudah tidak bekerja. Namun dibalik itu aku menemui seorang penduduk namanya pak suparli, dan usianya sudah cukup tua yakni 52 tahun.

Beliau menceritakan bagaimana beliau bisa masuk panti sosial itu. Pada awalnya beliau adalah seorang yang ingin mencari pekerjaan di Surabaya berangkat dari Mojokerto. Lalu beliau bergabung dengan komunitas pengusaha di Surabaya, namun itu tidak bertahan lama, pada tahun 1990 komunitas itu dibubarkan karena sang opemilik sudah wafat, akhirnya beliau melanjutkan perjalanan untuk mencari kerja. Pertama dia melamar pekerjaan dan ternyata ditolak, kemudian berwirausaha menjual peralatan rumah tangga, namun hasilnya nihil dan akhirnya bangkrut.

Karena hari sudah malam, pak Suparli akhirnya mencari cari tempat istirahat, ketika itu juga pak Suparli merasa lapar, dan akhirnya pak Suparli memutuskan untuk pergi mencari makan. Beliau memiliki cukup uang untuk membeli nasi dan lauknya, namun karena pak Suparli terlihat kumuh, maka diusir oleh sang pemilik rumah makan. Hal yang tidak diinginkan oleh pak Suparli pun datang, pak Suparli tiba tiba dibawa oleh petugas bermobil plat merah yang artinya dari pemerintah dan akhirnya dibawa ke panti sosial itu. Beliau dibawa ke sana karena disangka pengemis, dan itu membuat pak Suparli tidak bisa tidur semalaman.

Itulah kisah yang aku alami saat itu dan membuat hatiku tersentuh.

Tidak ada komentar: