Sudah tiga hari ini aku mengantarkan adik dan kedua orangtuaku untuk pergi ke sekolah dan ke kantor. Sesekali aku berhenti di suatu toko untuk membeli minuman, well coba tebak apa yang aku temui? Para pemuda yang aku rasa usianya cukup matang untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, justru malah mencari rezeki dari lahan parkir sebuah toko itu, ya lahan parkir yang seharusnya gratis malah dibuat untuk mencari uang.Seharusnya tidak dipungut biaya, kecuali memang pertokoan dan ruko yang besar.Apakah mereka malas untuk mencari pekerjaan? Apakah mereka gak punya pendidikan yang tinggi? Lalu, hanya berdiam diri saja , begitu?
Itulah dinamika yang terjadi saat ini. Pemuda yang usianya sudah cukup untuk mempunyai pekerjaan, malah hanya bisa mengais rezeki dari tempat seperti itu,seharusnya mereka mencari pekerjaan, bukan malah menganggur menunggu mobil atau motor berdatangan untuk parkir lalu menarik 'biaya retribusi' parkir. Kalau memang tidak bisa mencari pekerjaan, cobalah untuk membuka lapangan pekerjaan alias wirausaha, kalau belum tau ilmunya ya belajar dong, gaka ada batasan waktu uutuk sesorang belajar. Bagaimana mau maju negeri ini kalau pemudanya tidak memiliki keahlian dalam berusaha? Ayo ubah dinamika yang ada searang untuk Indonesia menjadi lebih baik. Jujur aku miris melihat para pemuda yang seperti itu, khususnya di ibu kota seperti Jakarta.
Ayo Berubah!

1 komentar:
penataan blog kudunya lebih dirapiin lagi ya :)
Posting Komentar